Postingan

Topeng Romantisme Jalan Braga

Gambar
Jika menyebut Bandung, ingatan kita mungkin akan berkendara ke Jalan Braga, sebuah jalan historis yang terletak di antara Jalan Asia-Afrika dan Balaikota Bandung. Pertama kalinya saya mendatangi jalan ini adalah ketika saya masih SMP, untuk menonton di bioskop mal Braga City Walk. Braga City Walk kala itu masih menjadi salah satu mal favorit anak muda untuk nonton bioskop karena harganya yang murah. Lucunya, meskipun Braga memiliki bioskop sebagai tempat nonton, kehidupan di luar bioskop itu lebih menarik untuk ditonton dan diperbincangkan. Tidak banyak yang tahu kalau nama asli Jalan Braga adalah Karreweg . Penduduk lokal memiliki nama sendiri untuknya: Pedatiweg , karena lebar jalannya hanya cukup untuk dilewati pedati. Nama Braga sendiri diambil dari nama Toneel Braga , sebuah grup teater yang dahulu kondang di sebelah selatan jalan Braga. Seperti asal namanya, Braga pandai bersandiwara. Disuguhkannya kepada kita gambaran keindahan Paris di tanah Jawa. Sebagian...

Dari Bandung ke Vatikan

Gambar
Suatu ketika, saya mengantar kekasih saya ke Landmark Bandung untuk mencari kerja. Sedari luar gedung, bangunan ini memiliki rasa neoklasik dengan pilar gaya Yunani. Di dalamnya, saya memperhatikan kaca-kaca yang melapisi dinding sampingnya: kaca berwarna seperti gereja-gereja Eropa. Ada juga relief di atas dinding yang menggambarkan rumah dan pakaian adat suku-suku di Indonesia. Dengan setting begini rupa, saya jadi membayangkan novel Angels and Demons-nya Dan Brown. Mungkin dengan sentuhan yang Indonesia banget, Landmark adalah tempat yang cocok untuk syuting Angels and Demons. Bayangkan saja, ketika pembicara di atas panggung tengah berapi-api, sebuah mayat tergantung jatuh dari langit-langit, sebelumnya disembunyikan dari pandangan oleh lubang ventilasi yang tertutup. Lalu, siapa saya di tengah kerumunan uang panik? Saya yakin, saya bukan siapa-siapa kecuali orang yang terbelalak melihat scene itu. Barangkali nanti akan ada seorang profesor seni dan simbol ...